Ku awali semua dengan torehan yang pilu,
dengan jerit hati yang tak terdengar namun sangat dalam ku rasakan.
Berada dalam posisi seperti ini sempat membuat ku terpuruk dalam harapan yang keji.
dengan jerit hati yang tak terdengar namun sangat dalam ku rasakan.
Berada dalam posisi seperti ini sempat membuat ku terpuruk dalam harapan yang keji.
Betapa indah cahayanya, begitu terang, dan hangat membuat ku merasa terlena dan terendam dalam kenyamanan yang semestinya ku rasa itu perlu untuk selamanya.
Beribu kata manis, ku dengar setiap hari
Beribu kata janji yang kau suguhkan
Sungguh ku percaya, selalu percaya
Sampai tak pernah ada rasa keraguan ku pada mu sedikitpun
Atau bahkan tidak pernah sama sekali.
sekelilingku pun sudah engkau buat nyaman dengan kehadiran mu.
Sesosok anak lelaki yang hadir setiap hari hadir di rumah ku, yah setiap hari.
Ingatkah kau, ibu selalu menyapa mu dengan senyum nya, membuat masakan kesukaan mu, berbincang
dengan canda tawa. Apakah kau ingat dengan semua itu?
Kau beri yang terbaik untuk ku, kau berikan segala yang kau mampu.
Kata mu itu, sungguh benar-benar buat ku merasa nyaman.
Dan sekali lagi ku percaya dengan mu, aku percaya kau adalah yang terbaik untuk ku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar