Minggu, 08 Mei 2011

Angin menemaniku malam ini
Berhembus dengan kesejukan yang berarti
Tersenyum, bercanda tawa bersamamu malam ini
Akhir yang aku lalui, tanpa terpatri sebuah kesakitan
Aku berdendang dengan alunan gitar mu
Dan aku pun bernyanyi
"  Perlahan sangat pelan hingga terang kan menjelang
   Cahaya kota kelam mesra menyambut sang petang
   Disini ku berdiskusi dengan alam yang lirih
   Kenapa matahari terbit menghangatkan bumi??
   Aku orang malam yang membicarakan terang
   Aku orang tenang yang menentang kemenangan oleh pedang
   Perlahan sangat pelan hingga terang kan menjelang
   Cahaya nyali besar mencuat runtuhkan bahaya
   Disini ku berdiskusi dengan alam yang lirih
   Kenapa indah pelangi tak berujung sampai di bumi??
   Aku orang malam yang membicarakan terang
   Aku orang tenang yang menentang kemenangan oleh pedang
   Cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan
   Yang takkan pernah kutahu dimana jawaban itu
   Bagai letusan berapi bangunkanku dari mimpi
   Sudah waktunya berdiri mencari jawaban kegelisahan hati
   Terangi dengan cinta di gelapku, ketakutan melumpuhkanku
   Terangi dengan cinta di sesatku, dimana jawaban itu
   Cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan
   Yang takkan pernah kutahu dimana jawaban itu
   Bagai letusan berapi bangunkanku dari mimpi
   Sudah waktunya berdiri mencari jawaban kegelisahan hati
   Hati…."

Inikah kebahagian yang Tuhan janjikan untukku
Tersenyum saat aku melihat dan bersandar pada pundakmu
Mampukah kau merasakan debar hati ini, saat ku berada dekatmu?
Sungguh, tak berat rasanya aku merengkuh senyum dihadapmu
Tertawa menatap bintang yang tersenyum melihatku bangkit dari semua keputusasaan ini


Untukmu yang terkasih :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar