Angin menemaniku malam ini
Berhembus dengan kesejukan yang berarti
Tersenyum, bercanda tawa bersamamu malam ini
Akhir yang aku lalui, tanpa terpatri sebuah kesakitan
Aku berdendang dengan alunan gitar mu
Dan aku pun bernyanyi
" Perlahan sangat pelan hingga terang kan menjelang
Cahaya kota kelam mesra menyambut sang petang
Disini ku berdiskusi dengan alam yang lirih
Kenapa matahari terbit menghangatkan bumi??
Aku orang malam yang membicarakan terang
Aku orang tenang yang menentang kemenangan oleh pedang
Perlahan sangat pelan hingga terang kan menjelang
Cahaya nyali besar mencuat runtuhkan bahaya
Disini ku berdiskusi dengan alam yang lirih
Kenapa indah pelangi tak berujung sampai di bumi??
Aku orang malam yang membicarakan terang
Aku orang tenang yang menentang kemenangan oleh pedang
Cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan
Yang takkan pernah kutahu dimana jawaban itu
Bagai letusan berapi bangunkanku dari mimpi
Sudah waktunya berdiri mencari jawaban kegelisahan hati
Terangi dengan cinta di gelapku, ketakutan melumpuhkanku
Terangi dengan cinta di sesatku, dimana jawaban itu
Cahaya bulan menusukku dengan ribuan pertanyaan
Yang takkan pernah kutahu dimana jawaban itu
Bagai letusan berapi bangunkanku dari mimpi
Sudah waktunya berdiri mencari jawaban kegelisahan hati
Hati…."
Inikah kebahagian yang Tuhan janjikan untukku
Tersenyum saat aku melihat dan bersandar pada pundakmu
Mampukah kau merasakan debar hati ini, saat ku berada dekatmu?
Sungguh, tak berat rasanya aku merengkuh senyum dihadapmu
Tertawa menatap bintang yang tersenyum melihatku bangkit dari semua keputusasaan ini
Untukmu yang terkasih :)