Kamis, 14 April 2011

Kisah itu hanya semu, hanya bayang yang tak mampu aku rasa
Percaya pada keadaan bukan karena perasaan
Mungkin hanya sebatas mata melihat, namun hati tak mampu menerka
Apa arti semua kesemuan ini?
Itu hanya sebuah keadaan yang memaksa, hingga keterpaksaan menjadi
Dalam ketidakpastian ini, aku mencoba mengalah
Pernah merasakan sakitnya, haruskah aku juga yang menyebabkan sakit itu
Mungkin hanya sepintas aku merasa, tanpa harus memiliki
Allah.. terimakasih karena Engkau memeberi ku kesempatan untuk merasakan hangatnya cinta, walau hanya dalam kesemuan :)
Dimanakah kehampaan itu, saat ku dekat dengan mu?
Dimanakah kerapuhan itu, saat aku bercanda tawa dengan mu?
Aku yang begitu lemah, bangkit dari keterpurukan
Aku yang menjadi berarti karena rasa yang salah
Mungkin kau tak pernah menyadarinya saat aku hanya bisa tersenyum  melihatmu.
Jika keadaan yang membuat ku hanya mampu menatap lirih
Hanya keadaan yang mampu membuatku merasakan degup jantung tanpa ada kata yang berarti.

Senin, 11 April 2011

Indah..
sungguh indah ciptaan Mu
aku begitu munafik, aku begitu takut akan semua cobaan dari Mu
aku selalu munafik untuk menerima semua ketakutan ini
tapi disini di Surya Kencana, aku terbaring melihat semua keindahan Mu
malam penuh dengan bintang, angin meniup menerpa wajah
aku berteriak, mengungkapkan semua kekesalan yang ada
berharap semua beban terlepas
ah.. sudahlah aku hanya memusingkan masalah yang ada
seharusnya aku mampu untuk melihat semua keindahan yang sedang aku rasa
kabut yang tebal, padang edelweis yang menganggumkan, gemercik mata air
semua kehidupan yang tak pernah aku rasa
aku hanya mampu mengeluh, aku hanya mampu untuk mempersalahkan takdir
tapi, sekali lagi disni aku termenung mengingat semua yang ada
haruskah aku terus tak bergeming, tak mampu untuk melihat semua yang berjalan
aku mampu sampai disini, aku mampu untuk merasakan semua keindahan ini
begitu dalam kenangan yang tecipta, begitu pahit perpisahan yang pasti
akankah aku menemukan senyum mu, senyum semangat saat aku merasa letih
akankah aku mendengar semua canda tawa mu, saat perpisahan ini terjadi
terimakasih ya Allah, atas izin Mu aku mampu untuk berpijak disini, di ujung puncak Gunung Gede
satu kenangan bersamanya, merasakan kemesraan alam yang lirih
aku berdiri, melihat semua keindahan ini bersamanya
tersenyum, dan  menangis saat keharuan tak terbendung lagi

Minggu, 03 April 2011


Sejenak berfikir dalam kebimbangan
Mampukah aku lari dari jalan yang semestinya
Mampukah aku melawan takdir ini
Sanggupkah aku berdiri melihat dia tersenyum bahagia bersamanya?
Dimana? Dimana aku mampu mencari sebuah keadilan dari jalan ini
Dimana aku harus temukan satu titik yang dapat membuatku bertahan, berdiri, bangkit walau hanya sejenak
Haruskah aku meyakini hal yang semestinya hati pun tak mampu menanggungnya?

Selasa, 29 Maret 2011

Bisakah aku bertahan, mampukah aku terus berada dalam penantian
mampukah kau berpaling dan kembali lagi kepada ku
suatu yang mustahil memang, tapi.. apa aku diizinkan untuk terus berdoa agar semua kelak kembali dan menjadi indah
akankah keindahan itu akan ku raih jika kelak kau dikembalikan Allah pada ku ?

Minggu, 27 Maret 2011

Just You


Ya Allah, biarkan aku merasakan sakitnya, biarkan aku merasakan kehilangan yang berarti.
Sungguh tak mampu aku menerima semua kenyataan,
Menerima semua yang kau beri.
Harus aku akui, aku tak pernah mampu untuk bisa menerima ini semua, menerima jalan ya ia tempuh
Apa mungkin ini teguran Mu untuk hamba,
Yang terlalu menyayanginya, yang terlalu takut untuk kehilangannya.
Bisakah aku mengubah jalan takdir Mu, mampukah aku mengubah semuanya hanya dengan berdoa pada Mu ya Allah.
Apa tangis ini tak mampu menyentuh hatinya, tak mampu membuat hatinya kembali lagi untuk ku?
Apa ketulusan ini tak mampu mebuat hatinya luluh dan kembali pada ku?
Bisakah ia kembali seperti dulu, ia yang selalu menyayangi ku  , yang membimbingku saat aku tak mampu menentukan yang terbaik. Bisakah ia yang selalu membuat ku mengerti arti sebuah kesetiaan?
Ya Allah hanya Engkau yang mampu membuat hatinya kembali pada ku, hanya Engkau yang mampu mengembalikan perasaannya itu untuk ku.
Bisakah ya Allah, bisakah aku merasakannya lagi, merasakan kasih sayangnya lagi, bisakah aku menjadikannya imam di kehidupan ku?
Mampukan aku bila memang nanti aku melihat ia bersama kekasihnya untuk menjalin kehidupan yang Engkau takdirkan untuknya?
Mampukah aku menyalaminya kelak ia bersama kekasihnya di sebuah pernikahan?
Ya Allah, ampuni aku yang selalu menangis saat mengingatnya, ampuni aku saat aku menangis saat memeluknya, ampuni aku yang selalu merindukannya.