Minggu, 24 April 2011

Aku berdiri, tertunduk lemas saat aku rasa, aku tak mampu membendung semua rasa rindu ini
Aku disni merindumu, sadarkah kau disana?
Aku disni menantimu, merasakah kau disana?
Cukup untuk melepas beban, cukup melepas rindu
Tuhan, pertemukan aku kembali dengannya
sanggupkah aku jika memang dia tak pernah kembali?
kenapa? kenapa memang dia tak pernah kembali, kenapa Engkau tak membantuku untuk melupakannya?

Sabtu, 16 April 2011

Malam ini aku rasa, aku begitu penat dengan semua penantian ini Aku yang lemah tanpa kehadiran mu, kini kembali terusik dengan kata rindu Mengapa Tuhan, rasa ini belum enyah dari hati.

Jumat, 15 April 2011

Kadang aku berfikir
darimana semua perasaan ini
darimana semua yang aku rasa
selalu tak berwujud, namun sangat dalam ku rasa
pernah mencoba tuk singkirkan, namun bayang mu selalu datang
pernah tuk coba pergi dan menghindar, namun selalu terhanyut dalam kesemuan
haruskah ku bertahan pada kesemuan, haruskah ku bertahan pada kepalasuan
kau membuat ku mencoba untuk bangkit dan berdiri, mencoba untuk melupakan kesakitan yang ada.
Tuhan, biarkan keadilan mu datang saat dia menemukan ketulusan dalam diri ini
biarkan dia melihat semua yang ku rasa. :)

Kamis, 14 April 2011

Kisah itu hanya semu, hanya bayang yang tak mampu aku rasa
Percaya pada keadaan bukan karena perasaan
Mungkin hanya sebatas mata melihat, namun hati tak mampu menerka
Apa arti semua kesemuan ini?
Itu hanya sebuah keadaan yang memaksa, hingga keterpaksaan menjadi
Dalam ketidakpastian ini, aku mencoba mengalah
Pernah merasakan sakitnya, haruskah aku juga yang menyebabkan sakit itu
Mungkin hanya sepintas aku merasa, tanpa harus memiliki
Allah.. terimakasih karena Engkau memeberi ku kesempatan untuk merasakan hangatnya cinta, walau hanya dalam kesemuan :)
Dimanakah kehampaan itu, saat ku dekat dengan mu?
Dimanakah kerapuhan itu, saat aku bercanda tawa dengan mu?
Aku yang begitu lemah, bangkit dari keterpurukan
Aku yang menjadi berarti karena rasa yang salah
Mungkin kau tak pernah menyadarinya saat aku hanya bisa tersenyum  melihatmu.
Jika keadaan yang membuat ku hanya mampu menatap lirih
Hanya keadaan yang mampu membuatku merasakan degup jantung tanpa ada kata yang berarti.

Senin, 11 April 2011

Indah..
sungguh indah ciptaan Mu
aku begitu munafik, aku begitu takut akan semua cobaan dari Mu
aku selalu munafik untuk menerima semua ketakutan ini
tapi disini di Surya Kencana, aku terbaring melihat semua keindahan Mu
malam penuh dengan bintang, angin meniup menerpa wajah
aku berteriak, mengungkapkan semua kekesalan yang ada
berharap semua beban terlepas
ah.. sudahlah aku hanya memusingkan masalah yang ada
seharusnya aku mampu untuk melihat semua keindahan yang sedang aku rasa
kabut yang tebal, padang edelweis yang menganggumkan, gemercik mata air
semua kehidupan yang tak pernah aku rasa
aku hanya mampu mengeluh, aku hanya mampu untuk mempersalahkan takdir
tapi, sekali lagi disni aku termenung mengingat semua yang ada
haruskah aku terus tak bergeming, tak mampu untuk melihat semua yang berjalan
aku mampu sampai disini, aku mampu untuk merasakan semua keindahan ini
begitu dalam kenangan yang tecipta, begitu pahit perpisahan yang pasti
akankah aku menemukan senyum mu, senyum semangat saat aku merasa letih
akankah aku mendengar semua canda tawa mu, saat perpisahan ini terjadi
terimakasih ya Allah, atas izin Mu aku mampu untuk berpijak disini, di ujung puncak Gunung Gede
satu kenangan bersamanya, merasakan kemesraan alam yang lirih
aku berdiri, melihat semua keindahan ini bersamanya
tersenyum, dan  menangis saat keharuan tak terbendung lagi

Minggu, 03 April 2011


Sejenak berfikir dalam kebimbangan
Mampukah aku lari dari jalan yang semestinya
Mampukah aku melawan takdir ini
Sanggupkah aku berdiri melihat dia tersenyum bahagia bersamanya?
Dimana? Dimana aku mampu mencari sebuah keadilan dari jalan ini
Dimana aku harus temukan satu titik yang dapat membuatku bertahan, berdiri, bangkit walau hanya sejenak
Haruskah aku meyakini hal yang semestinya hati pun tak mampu menanggungnya?