risalah sebuah hati.
patut untuk dibanggakan atau patut untuk disingkirkan?
keluh dalam asa, kesah dalam jiwa.
beribu macam sebab selalu dengan akibat.
yah begitulah, tanpa api tak ada asap.
tak ada akhir maka tak ada awal .
yah begitulah, mencoba mengikhlaskan berharap akan menemukan yang lebih baik
namun harapan itu masih nampak, tak pernah samar .
Tuhan aku berjanji, aku akan berikan yang terbaik jika memang engkau mengembalikan dirinya pada hidup ku.
Berisi ungkapan-ungkapan hati dengan kata-kata yang terakumulasi dengan perasaan yang sebenarnya :)
Minggu, 27 Februari 2011
Minggu, 13 Februari 2011
lebih sakt
ada apa ini, hati sakit tapi lebih sakit saat melihat dia sakit hatinya.
apa? apa makna dari semua ini.
penuh dengan pertanyaan, penuh dengan teka-teki
dimana harus cari jawaban semua ini, dimana?
Tuhan , berilah petunjuk mu agar aku tak lari dari jalan takdir Mu.
apa? apa makna dari semua ini.
penuh dengan pertanyaan, penuh dengan teka-teki
dimana harus cari jawaban semua ini, dimana?
Tuhan , berilah petunjuk mu agar aku tak lari dari jalan takdir Mu.
Selasa, 08 Februari 2011
tanpa suara
berteriak dalam diam, tanpa suara.
begitu sakitkah, begitu lemahkah.
hanya berteriak tanpa suara, itu sudah cukup untuk ku menenangkan jiwa yang rapuh ini.
tak merasakah iya, saat ku berteriak menyebut namanya,
Tuhan, maaf aku sungguh belum mampu.
sadarkah saat aku hati ini rindu, sadarkah saat hati ini mengingatnya .
begitu sakit, sakit.
tanpa harus tau aku harus seperti apa.
begitu sakitkah, begitu lemahkah.
hanya berteriak tanpa suara, itu sudah cukup untuk ku menenangkan jiwa yang rapuh ini.
tak merasakah iya, saat ku berteriak menyebut namanya,
Tuhan, maaf aku sungguh belum mampu.
sadarkah saat aku hati ini rindu, sadarkah saat hati ini mengingatnya .
begitu sakit, sakit.
tanpa harus tau aku harus seperti apa.
Senin, 07 Februari 2011
sakit
Beribu cara yang aku tempuh namun tetap saja aku merasakan kehilangan yang begitu mendalam. Kasih , haruskah seperti ini memendam untuk melihat mu, menyayangimu, mengasihimu, bahkan untuk memperhatikan mu. Yah, begitu sakit aku rasakan sakitnya.
Terlelap dalam tidur yang singkat, aku tebangun . berurai air mata , saat tersadar kalau semua sudah berakhir .
Menangis dalam diam, menguraas air mata.
Inikah namanya rasa luka, luka karena ditinggal orang yang kita cintai. Begitu perih rasanya. Semua angan yang telah terajut, semua rencana yang telah kita rangkai.
Begitu indah kisah yang dulu. Tanpa pernah aku mampu membayangkan semua ini terjadi. Dan hal itulah yang membuat ku belum mampu utnuk menerima semua ini.
Memang begtu peri h luka ini, begitu sakit .
Sekilas aku memang tak pernah memikirkan mu, tapi selalu ada saat dimana aku melihat bayangan mu, begitu sesak,begitu sakit.
Haruskah aku menanti, haruskah aku terus berharap .
Aku tau semua ini sudah berkahir, kau pun sudah menemukan yang terakhir.
Jumat, 04 Februari 2011
tak mampu
tak mampu mengungkapkan, hanya mampu merasakan.
kenapa kau pergi saat semua baik-baik saja
kenapa kau datang saat semua sudah menjadi lebih baik.
dengan sejuta harapan, tapi tak pernah punya perasaan.
bisakah kau mempertanggungjawabkan itu, bisakah semuanya kau sudahi?
lelah aku dalam penantian, lelah rasanya.
ingin sembunyi tapi tak bisa, ingin lari rasanya pun ku tak mampu.
kenapa kau pergi saat semua baik-baik saja
kenapa kau datang saat semua sudah menjadi lebih baik.
dengan sejuta harapan, tapi tak pernah punya perasaan.
bisakah kau mempertanggungjawabkan itu, bisakah semuanya kau sudahi?
lelah aku dalam penantian, lelah rasanya.
ingin sembunyi tapi tak bisa, ingin lari rasanya pun ku tak mampu.
Rabu, 02 Februari 2011
new
berkutat pada kata yang seharusnya sudah rapuh termakan waktu.
berdasar pada perubahan yang pasti dan patut diperhitungkan
biar semua hanya waktu yang menunjukan, bukan mengalah namun hanya percaya.
tak pantas rasanya mempersalahkan waktu yang memang itu sudah bagian dari jalan takdir
kelam rasanya tak mampu untuk tumbuh , rapuh pun hilang ..
apa yang patut dilakukan kecuali bersyukur..
yah.. Terimakasih Tuhan Engkau telah kabulkan doa-doa jiwa yg rapuh.
dan kini silahkan hadir , kisah yang baru.
berasas pada saling percaya dan saling mengerti \:D/
berdasar pada perubahan yang pasti dan patut diperhitungkan
biar semua hanya waktu yang menunjukan, bukan mengalah namun hanya percaya.
tak pantas rasanya mempersalahkan waktu yang memang itu sudah bagian dari jalan takdir
kelam rasanya tak mampu untuk tumbuh , rapuh pun hilang ..
apa yang patut dilakukan kecuali bersyukur..
yah.. Terimakasih Tuhan Engkau telah kabulkan doa-doa jiwa yg rapuh.
dan kini silahkan hadir , kisah yang baru.
berasas pada saling percaya dan saling mengerti \:D/
Langganan:
Komentar (Atom)